Tangis luka bersemai di kalbu
Sa'at aku memutuskan pekara dari sisi ku
Aku tau Kau marah pada Ku
Dan Kau pasti tak bisa membendung kesedihan Mu
Tapi Aku yakin ini semua adalah
Jalan menuju kebahagian Mu
Dan kesedihan ini akan segera tergantikan
Oleh kebahagiaan itu
Jalan menuju kemuliaan
Aku terbangun dari tidur nyenyak ku
Aku tersadar dari istirahat panjang ku
Dan terlihat oleh ku
Sekumpulan orang_orang di sekeliling ku
Mereka salig berbeda pendapat dan pemahaman
Tapi hal ini tidak membuat ku untuk tidur kembali
Dan terus bermimpi
Namun bangkit dan berlari
Untuk mengejar impian dan meuju jalan kemuliaan
Yang telah tertinggal kara kelalaian.
Setelah lama terpuruk dalam kegelapan
Ku seakan-aka tak membutuhkan sebuah peneranngan
Namun terlihat pancaran cahaya
Dari segala penjuru arah
Lalu hati ku tessadar bahwa cahaya itu amat indah
Dan aku mulai merasakan ketenagan dengan cahaya itu
Yang telah membuka kedua mata ku
sehingga terlihat oleh ku hamparan dunia yang luas
Tapi cahaya itu mulai meredup
Hingga akhirnya hilan tak berbekas
Aku mencoba untuk mencari-cari cahaya itu lagi
Namun aku tak tau harus kemana aku mencari
Karena dunia ini kembali gelap seperti dahulu lagi
kini ku hanya bisa berdiam diri sambil
ber Do,a mengantungkan harapan pada sang Illahi
agar cahaya itu kembali
Untuk membuat ketenangan jiwa ini
Tentang kita
Di sa'at aku melihat mu
Dengan tetesan Air mata iank mengalir di pipi mu
Dan hati ku tergerak untukmendatangi dan menanyakan
Kenapa kamu menangis tersedu-sedu
Sa'at aku mulai mendekat
Ku lihat gerak-gerik mu iank seakan-akan ingin memeluk ku
geli rasanya hati ini kalau mengigat kau bukanlah muhrim ku
Akhirnya Aku sedikit menjauh dari sisi mu
Untuk mendengar curahan hati mu
Ternyata tangisan itu adalah tangisan rindu
Yang membuat ku terharu
Akan kenakalan kita di masa lalu
Akhirnya kau dan aku menangis bersama
Sambil tertawa bahagia mengenang masa lalu
Dengan tetesan Air mata iank mengalir di pipi mu
Dan hati ku tergerak untukmendatangi dan menanyakan
Kenapa kamu menangis tersedu-sedu
Sa'at aku mulai mendekat
Ku lihat gerak-gerik mu iank seakan-akan ingin memeluk ku
geli rasanya hati ini kalau mengigat kau bukanlah muhrim ku
Akhirnya Aku sedikit menjauh dari sisi mu
Untuk mendengar curahan hati mu
Ternyata tangisan itu adalah tangisan rindu
Yang membuat ku terharu
Akan kenakalan kita di masa lalu
Akhirnya kau dan aku menangis bersama
Sambil tertawa bahagia mengenang masa lalu
Peratapan
Tersadar di dadalam Insan
Terbuai di dalam kesedihan
Tenggelam didalam kesenangan
Teperangkap di lubang hitam
kini aku benar_benar tak tau arah
Aku tak berdaya !!
Aku seakan terhempasdi dalam ombak laut
yang amat besar, hingga aku terdampar
Di sebuah pulau yang tak betuan
Aku haya bisa meratapi kesedihan ini
Di dalam kesunyian yang menyelubungi jiwa ini.
Terbuai di dalam kesedihan
Tenggelam didalam kesenangan
Teperangkap di lubang hitam
kini aku benar_benar tak tau arah
Aku tak berdaya !!
Aku seakan terhempasdi dalam ombak laut
yang amat besar, hingga aku terdampar
Di sebuah pulau yang tak betuan
Aku haya bisa meratapi kesedihan ini
Di dalam kesunyian yang menyelubungi jiwa ini.
Perenungan ku
Sa'at aku mulai tau artiNya hidup ini. .
Sa'at ku tau apa itu cinta sejati. .
Sa'at aku mulai mau menerap kan hukum..yang ada.
Di sa;at itu ku binggung harus bagai mana..
menjalani hidup ini;
tampa tegur sapa degan nya.
Sa'at ku tau apa itu cinta sejati. .
Sa'at aku mulai mau menerap kan hukum..yang ada.
Di sa;at itu ku binggung harus bagai mana..
menjalani hidup ini;
tampa tegur sapa degan nya.
Cobalah Mengerti
Aku menjauh dari mu bukan karena aku benci pada mu...
Aku menghindari mu bukan karena aku malu pada orang...
Aku tidak menegur mu bukan karena aku marah dengan mu..
tapi karena aku sayang dengan mu...Dan sayang ku ini karena Allah..
karna itu lah aku melakukan ini..
Agar kita saling menjaga pandangan kita.Cobalah mengerti ll
Aku adalah Wanita..
Dan kau adalah Pria..
Kita tak mungkin selalu bisa bersama..
karna kita tak punya hubungan apa-apa..
Karena...!!!
Kamu..
Aku..
Dan Hukum yang menentang kita..
Kehinigan
Di dalam keheningan aku terdiam
merenungi setiap kejadian
Di dalam kesunyian bertanya_tanya
di mana kebenaran itu berada
di dalam gelap aku mencari
Percikan_percikan cahaya yang siap menerangi
Aku adalah sepercik cahaya
yang tidak akan mungkin bisa menerangi dunia
Tampa ada percikan_percikan cahaya lain nyaBnturkan SAja
Sa'at mata ini mulai terpejam
karna kantuk yang enyerang
tapi ku tak boheh tertidur
Sebelum ku temukan titik terang
**
Mendapatkan ketenangan
Akan nyayian malam
Karna suara yang bergemuru
Merusak pemikiran dalam pemahaman
Ku tak tau lagi caranya
Bagai mana lagi mengubah ini semua
Selain dengan membenturkan pemikiran Islam yang ku punya
Yang artinya perang pemikiran harus ku kobarkan
Agar ku dapat kan pemahaman yang benar
Untuk menjadikan umat di masa depan lebih cemerlang
menerima pemikiran barat tidak asal sembarang
Menyongsong hidup maju setara dengan ideologi Islam
Rembulan
Seindah rembulan menyinari malam
Sinarnya menentramkan hati
Yang terselimuti kesunyian ini
Kau menyapa sambil melempar senyuman
Memberi kabar kalau kau sedang bahagia
Ingin rasanya bersaut-sautan
Tapi jarak kita yang terlampau tak memungkinkan
Tapi ini semua tak membuat ku
Lupa akan kebersamaan denagn diri mu
Biar lah angin malam yang menyampaikan
Rinduku pada sang rembulan malam
Agar aku bisa merasakan cerah kehidupan
Akan kehadiran mu di setiap malam
Cahaya Dunia
Rembulan II
Sunyinya hati terhibur akan nyayian malam
Gelapnya malam di sinari oleh rembulan
Indahnya rembulan mengigatkan akan kenangan
Mengenang masa yang telah berlalu
Seakan-akan terbayang wajah mu
Kenapa sa'at ku menatap rembulan
bagaikan melihat wajah mu
semua ini berarti
tidak akan iandah malam tampa rembulan
begitu juga dengan masa lalu ku
Tampa kehadiran mu di sisi ku
Hilang sudah keindahan hujan di malam hari
Sa'at cahaya telah menerangi
Rasa takut pun hilang seketika
Akan ajab dari yang maha kuasa
di sa'at ku mulai mengigat dosa
Seketika itulah ku melupakannya
Karna rasa aman dari cahaya dunia
Tertipu
Kantuk memerangi jiwa
Terbuai dalam tidur yang menyenyakkan
Terhayut akan buayan kasih sayang
yang membawa dalam kesenangan
kesenangan yang menjerumuskan dalam kesesatan
kesenangan sesa'at menutup kedua mata
Akan hidayah dari yang maha Esa
Terbuai dalam tidur yang menyenyakkan
Terhayut akan buayan kasih sayang
yang membawa dalam kesenangan
kesenangan yang menjerumuskan dalam kesesatan
kesenangan sesa'at menutup kedua mata
Akan hidayah dari yang maha Esa

Tidak ada komentar:
Posting Komentar